Apa Ini Kecerdasan Buatan? Berikut Pengertian Dan Contohnya

Category: Teknologi Comments: No comments

Di sisi lain, bangsa yang mengalami transformasi, solidaritas bukan lagi menjadi prioritas, melainkan lebih individualis / berorientasi pada pertimbangan untung rugi. Akibat tidak sinambung yang menonjol adalah suburnya perilaku generasi muda nun kurang sabar, kurang pengertian, menyenangi sesuatu yang efektif dan cepat. Semua teknologi yang ada tidak kudu digunakan secara “membabi buta”. Pembelajar perlu melakukan catatan yang salah satunya bisa dilakukan dengan penelitian evaluasi terhadap teknologi-teknologi yang tersedia.

Kajian hubungan teknologi dengan budaya selanjutnya bisa dilihat dari dua sudut pandang, yaitu dari tepas teknologi dan dari sudut kebudayaan. Dari sudut teknologi, terbuka alternatif untuk menelaah hubungan antara teknologi & kebudayaan dalam paradigma positivistis atau ”teknologi tepat”. Masalahnya adalah, bahwa setiap reparasi yang terjadi dalam masyarakat akan selalu memunculkan resiko kehidupan sosial atau ketidakpastian sosial.

Misalnya perkembangan multimedia sekarang yang sudah pada lebih dari interaktif multimedia, tidak berisi harus dimanfaatkan dalam penelaahan. Yang harus diperhatikan merupakan kebutuhan dan lingkungan pembelajaran.

Ada yang berbentuk kegagapan dalam pemanfaatan produk-produk teknologi hingga kegamangan dalam menerapkan nilai-nilai sosial nun masih transisional. Dalam konteks kekinian, tatanan sosial yang baru lebih menekankan di dalam rasionalisasi yang bersifat progresif.

Inang pun kini dituntut guna memperbarui gaya mengajarnya agar sesuai dengan perkembangan zaman. Ahli teknologi lainnya, Gary J Anglin menyampaikan bahwa teknologi merupakan pelaksanaan dari disiplin ilmu terkait perilau dan alam, juga wawasan lainnya yang tersistem. M. Maryono menyampaikan bahwa teknologi terkait dengan pengembangan & pelaksanaan dari beragam logistik atau sistem yang duga dibangun. Keterpaduan tersebut dijalankan dalam rangka problem solving atas masalah-masalah kehidupan sehari-hari. Definisi dari bapak Poerbahwadja ini kini banyak dipakai untuk mengartikan definisi teknologi yang banyak dipakai dalam industri-industri modern.

Kajian relasi teknologi dengan budaya bisa ditinjau dari dua sudut pandang, yaitu dari sudut teknologi dan dari sudut kebudayaan. Paradigama teknologi postivistis dengan didasari oleh metafisika materrialistis jelas memiliki kekuatan dalam menguasai, mengurus, dan mengamankan hasrat manusia yang tidak terbatas. Sedangkan paradigma ”teknologi tepat” lebih menuntut kebijaksanaan manusia untuk ”hidup dengan wajar”.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>